Menu

Mode Gelap
PERMABUDHI Sulsel Perkuat Kolaborasi, Dukung Gerakan Stop Boros Pangan 2026 Camat Wajo Tekankan Sinergi Tangani Sampah, Libatkan Seluruh RT/RW dan Komunitas Di Hadapan RT/RW Se Kecamatan Wajo, PERMABUDHI Sulsel Ingatkan Sampah Adalah Tanggung Jawab Bersama PERMABUDHI Makassar Gandeng Kecamatan Wajo Edukasi RT/RW Kelola Sampah dari Hulu Refleksi HUT Maco 1066: Permabudhi Sulsel Ajak Umat Menjadi Mercusuar Kehidupan Bulan Eco-Dhamma Nasional, Permabudhi Sulsel Tanam 300 Pohon di Pulau Kodingareng

Berita

Permabudhi Sulsel Hadir di Peace & Cultural Day 2025 : Dari Makassar untuk Dunia yang Damai

badge-check


					Permabudhi Sulsel Hadir di Peace & Cultural Day 2025 : Dari Makassar untuk Dunia yang Damai Perbesar

Aliansi Perdamaian kembali menggelar Peace & Cultural Day 2025 pada Minggu, 21 September 2025 di Car Free Day Boulevard, Makassar. Kegiatan yang digelar bertepatan dengan Hari Perdamaian Internasional ini menjadi ruang ekspresi seni, budaya, dan aksi simbolis untuk menyerukan keadilan serta perjuangan tanpa kekerasan.

Acara dimulai sejak pagi dengan menghadirkan berbagai penampilan seni, mulai dari musik, tari, teater, hingga monolog. Selain itu, kampanye poster damai, dekorasi bunga perdamaian, dan aksi simbolik lainnya turut memberi warna dalam perayaan tersebut.

Sejak awal digagas, Peace & Cultural Day memang dirancang sebagai agenda tahunan yang mempertemukan lintas komunitas, organisasi iman, dan kelompok kebudayaan. Puluhan organisasi di Makassar setiap tahun berkolaborasi menggerakkan agenda perdamaian melalui medium seni dan budaya.

Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulawesi Selatan hadir dengan nuansa khas melalui atraksi barongsai. Kehadiran barongsai tidak hanya memeriahkan panggung, tetapi juga menjadi bentuk nyata upaya Permabudhi dalam merawat keberagaman budaya sekaligus mempertegas pesan harmoni di tengah masyarakat.

Selain menghadirkan atraksi budaya, Ketua Permabudhi Sulsel, Dr. Ir. Yonggris, M.M, juga memanjatkan doa bagi keselamatan seluruh makhluk hidup di tengah ribuan peserta yang memadati area kegiatan. Doa tersebut dilanjutkan dengan pelepasan burung merpati ke udara Kota Makassar sebagai simbol harapan akan terciptanya perdamaian, keamanan, dan kesejahteraan.

Partisipasi Permabudhi dalam Peace & Cultural Day 2025 merupakan wujud komitmen kuat umat Buddha untuk terus aktif dalam gerakan lintas iman yang mengedepankan nilai kasih, kebersamaan, dan persaudaraan. Permabudhi menegaskan bahwa keberagaman budaya bukan sekadar warisan, melainkan fondasi penting bagi terciptanya perdamaian berkelanjutan.

Dengan kehadiran berbagai elemen masyarakat, Peace & Cultural Day 2025 kembali menegaskan bahwa seni dan budaya dapat menjadi medium kuat untuk menyuarakan keadilan tanpa kekerasan. Melalui kolaborasi lintas identitas, kegiatan ini memperlihatkan bahwa perdamaian bukan hanya cita-cita, melainkan sesuatu yang bisa diwujudkan bersama di tengah keberagaman Kota Makassar.

Baca Lainnya

PERMABUDHI Sulsel Perkuat Kolaborasi, Dukung Gerakan Stop Boros Pangan 2026

18 Juni 2026 - 07:17 WITA

Camat Wajo Tekankan Sinergi Tangani Sampah, Libatkan Seluruh RT/RW dan Komunitas

15 Juni 2026 - 01:31 WITA

Di Hadapan RT/RW Se Kecamatan Wajo, PERMABUDHI Sulsel Ingatkan Sampah Adalah Tanggung Jawab Bersama

15 Juni 2026 - 01:28 WITA

PERMABUDHI Makassar Gandeng Kecamatan Wajo Edukasi RT/RW Kelola Sampah dari Hulu

11 Juni 2026 - 09:10 WITA

Refleksi HUT Maco 1066: Permabudhi Sulsel Ajak Umat Menjadi Mercusuar Kehidupan

10 Mei 2026 - 02:06 WITA

Trending di Berita