Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 RSAL Jala Ammari Tahun 2026 menjadi momentum memperkuat sinergi antara institusi kesehatan, organisasi kemasyarakatan, dan generasi muda dalam pelayanan kepada masyarakat. Salah satu kolaborasi yang tampak nyata adalah keterlibatan Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI) Sulawesi Selatan bersama Ikatan Mahasiswa Kedokteran Buddhis (IMKIS) Universitas Hasanuddin dalam kegiatan Bakti Kesehatan yang digelar pada Kamis (16/7/2026).
Sejak pagi, halaman parkir Hyperbaric Chamber RSAL Jala Ammari dipadati masyarakat yang mengikuti berbagai layanan kesehatan gratis. Sebanyak 56 anak mengikuti sunatan massal, 60 kantong darah terkumpul melalui donor darah, dan 70 warga menerima layanan Keluarga Berencana (KB). Kegiatan ini juga melibatkan Palang Merah Indonesia dan Ikatan Dokter Indonesia sebagai bagian dari kolaborasi multipihak.
PERMABUDHI Sulawesi Selatan menurunkan tim yang terdiri dari tiga dokter dan delapan anggota termasuk mahasiswa IMKIS Universitas Hasanuddin. Mereka terlibat langsung dalam proses sunatan massal, mendampingi peserta, serta memastikan pelayanan berjalan dengan baik. Kehadiran para mahasiswa kedokteran ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus penguatan nilai pengabdian kepada masyarakat.
Mewakili Ketua PERMABUDHI Sulawesi Selatan, dr. Louis Kwandou menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat merupakan bagian dari nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh umat Buddha.
“Kami percaya bahwa pelayanan adalah bentuk nyata dari praktik welas asih. Kehadiran PERMABUDHI dan IMKIS Unhas hari ini merupakan wujud komitmen untuk terus hadir dan bekerja bersama dalam membantu masyarakat tanpa memandang latar belakang,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan RSAL Jala Ammari dan TNI AL menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan bangsa. Menurutnya, organisasi keagamaan memiliki peran strategis dalam membangun kepedulian sosial dan menjembatani kolaborasi lintas sektor demi kesejahteraan bersama.
Bagi PERMABUDHI Sulawesi Selatan, keterlibatan dalam kegiatan sosial dan kesehatan bukanlah hal baru. Berbagai program kemanusiaan, mulai dari bakti sosial, edukasi kesehatan, hingga aksi lingkungan, terus dilakukan sebagai bagian dari kontribusi umat Buddha terhadap pembangunan sosial di Sulawesi Selatan. Kehadiran IMKIS Universitas Hasanuddin dalam kegiatan ini juga menunjukkan lahirnya generasi muda yang memiliki kepedulian dan jiwa pengabdian.
Momentum HUT ke-49 RSAL Jala Ammari pun menjadi pengingat bahwa pelayanan terbaik lahir dari kerja sama. Ketika institusi negara, organisasi keagamaan, tenaga kesehatan, dan mahasiswa berjalan bersama, maka manfaat yang dirasakan masyarakat akan semakin besar. Sinergi inilah yang diharapkan terus tumbuh, menghadirkan pelayanan kesehatan yang humanis, inklusif, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.








Komentar ditutup.