Menu ✖

Mode Gelap
MUSDA III PERMABUDHI SULSEL Tetapkan Arah Organisasi Lima Tahun Kedepan, Dr. Yonggris Kembali Memimpin PERMABUDHI dan Tzu Chi Makassar Kolaborasi Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Jantung PERMABUDHI Sulsel Dukung Festival Harmoni Kemanusiaan Lintas Agama Pembimas Buddha Sulsel Luncurkan METTA VIHARA, PERMABUDHI Sulsel Dukung Vihara Ramah Lingkungan Walk for Peace, Act for Earth: Menelusuri Ingatan Konflik, Merawat Perdamaian, dan Bergerak untuk Bumi Solidaritas Lintas Agama FKLA Sulsel untuk NTT, Bantuan Menjangkau Pulau Flores

Berita

Permabudhi Sulsel & Keuskupan Agung Makassar Komitmen Lanjutkan Kolaborasi Perkuat Kerukunan

badge-check

Permabudhi Sulsel & Keuskupan Agung Makassar Komitmen Lanjutkan Kolaborasi Perkuat Kerukunan Perbesar

Hubungan erat antara Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulawesi Selatan dan Keuskupan Agung Makassar terus diperkuat dalam acara Ramah Tamah Misa Pontifical yang digelar di Aula Keuskupan Agung Makassar, Jumat (18/10/24).

Acara ini menandai peralihan tugas penggembalaan Mgr. John Liku Ada selama 33 tahun kepada Mgr. Fransiskus Nipa sebagai Uskup Agung Makassar yang baru.

Dr. Ir. Yonggris, MM, Ketua Permabudhi Sulsel turut hadir bersama jajaran pengurus untuk menyampaikan apresiasi, rasa terima kasih dan memberikan cenderamata sebagai simbol sinergi kepada kedua Monsinyur. Ia mengenang kontribusi besar Mgr. John Liku Ada, khususnya dalam membangun kerukunan umat beragama.

“Banyak kesan yang susah terlupakan khususnya perjalan panjang kita dalam membangun kerukunan,” ujar Yonggris.

Selain itu, Penghormatan  juga diberikan kepada Mgr. Frans Nipa. Yonggris menekankan bahwa Mgr. Frans Nipa, yang pernah terlibat aktif di FKUB Sulsel, telah menjadi bagian penting dalam membangun upaya bersama mewujudkan kerukunan di Sulsel.

“Kami berharap kebersamaan ini terus berlanjut, mempererat kerjasama antara Permabudhi dan Keuskupan Agung Makassar,” tambahnya.

Mgr. Frans Nipa, yang baru dilantik, menerima dukungan penuh dari FKUB dan Permabudhi. Kepemimpinannya diharapkan akan terus membawa kedamaian dan memperkuat kerukunan sosial di Sulawesi Selatan. Melalui kolaborasi ini, masyarakat diharapkan dapat hidup dalam harmoni di tengah keberagaman.

Ketua FKUB Sulsel juga menegaskan bahwa keberagaman adalah kekayaan yang harus dijaga. Ia menekankan pentingnya majelis agama dalam memberikan edukasi kepada umat agar dapat menjaga harmoni sosial, terutama di masa peralihan kepemimpinan nasional dan menjelang Pilkada serentak yang akan datang.

Dalam konteks ini, FKUB mengimbau pimpinan agama untuk terus mengedukasi umat agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah. Keberagaman yang terjaga dengan baik akan menciptakan suasana damai dan toleransi yang kuat di tengah masyarakat.

Kolaborasi antara Permabudhi Sulsel dan Keuskupan Agung Makassar yang telah terjalin erat diharapkan akan terus berlanjut, memberikan kontribusi nyata bagi terciptanya kerukunan umat beragama di Sulawesi Selatan.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

MUSDA III PERMABUDHI SULSEL Tetapkan Arah Organisasi Lima Tahun Kedepan, Dr. Yonggris Kembali Memimpin

27 Oktober 2026 - 07:02 WITA

PERMABUDHI dan Tzu Chi Makassar Kolaborasi Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Jantung

5 Oktober 2026 - 06:57 WITA

PERMABUDHI Sulsel Dukung Festival Harmoni Kemanusiaan Lintas Agama

5 Oktober 2026 - 06:48 WITA

Pembimas Buddha Sulsel Luncurkan METTA VIHARA, PERMABUDHI Sulsel Dukung Vihara Ramah Lingkungan

30 September 2026 - 01:46 WITA

Walk for Peace, Act for Earth: Menelusuri Ingatan Konflik, Merawat Perdamaian, dan Bergerak untuk Bumi

30 September 2026 - 01:23 WITA

Trending di Berita