Menu

Mode Gelap
PERMABUDHI Sulsel Dorong FKLA Menjadi Penggerak Kolaborasi Lintas Agama bagi Kemanusiaan PERMABUDHI Sulsel Perkuat Keterampilan Komunikasi Umat Buddha Melalui Pelatihan Nara Dhamma 2026 Menanam Harapan di Hari Anak Nasional: Eco School PERMABUDHI Makassar Menumbuhkan Generasi Peduli Lingkungan Piala Dunia dan Harmoni Antarbangsa HUT ke-49 RSAL Jala Ammari: PERMABUDHI Sulsel dan IMKIS Unhas Hadir Menguatkan Pelayanan dan Kepedulian PERMABUDHI Sulsel dan RSAL Jala Ammari Perkuat Sinergi Pelayanan Kesehatan untuk Masyarakat

Berita

Hadiri HDI 2024, Ketua Permabudhi Makassar : Inklusivitas Tanggung Jawab Bersama

badge-check

Hadiri HDI 2024, Ketua Permabudhi Makassar : Inklusivitas Tanggung Jawab Bersama Perbesar

Perayaan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2024 di Sentra Wirajaya Makassar berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai organisasi penyandang disabilitas se-Sulawesi Selatan, organisasi perangkat daerah (OPD) dari pemerintah provinsi dan kota, serta mitra pembangunan, (3/12/24).

Tahun ini HDI mengangkat tema “Menuju Inklusi: Membangun Kesadaran dan Dukungan untuk Penyandang Disabilitas”, acara ini mencerminkan komitmen bersama dalam menciptakan masyarakat inklusif.

Ketua Permabudhi Makassar, Suzanna, S.E., yang turut hadir dalam kegiatan ini, menegaskan pentingnya memperkuat komitmen untuk mewujudkan masyarakat yang inklusif.

“Hari Disabilitas Internasional adalah momentum untuk mengingatkan kita semua bahwa inklusivitas bukan sekadar tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita bersama sebagai masyarakat. Kita harus memastikan lingkungan yang ramah bagi semua,” ujarnya.

Suzanna juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor seperti yang ditunjukkan dalam HDI 2024.

“Kolaborasi ini menjadi contoh bagaimana masyarakat, pemerintah, dan komunitas dapat bersatu untuk menciptakan perubahan yang bermakna. Kita harus terus membangun kesadaran ini agar inklusi menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Deputi Konsulat Jenderal Australia di Makassar, Philippa Armstrong, yang turut hadir dalam acara ini, memberikan apresiasi atas kuatnya respon Makassar terhadap isu disabilitas.

“Saya bangga melihat Sulawesi Selatan, khususnya Makassar, memiliki perspektif yang inklusif terhadap penyandang disabilitas. Ini adalah langkah yang menginspirasi,” ungkap Philippa.

Koordinator Fungsional Sentra Wirajaya, Wahidin, menutup acara dengan menyampaikan harapannya agar HDI 2024 menjadi role model dalam membangun kolaborasi untuk menyelesaikan permasalahan sosial.

“Kemensos tidak dapat bekerja sendiri. Kita membutuhkan dukungan semua pihak untuk menciptakan solusi berkelanjutan bagi kesejahteraan penyandang disabilitas,” tandasnya.

HDI tahun ini menyuguhkan berbagai kegiatan menarik, termasuk talkshow dua sesi yang menghadirkan narasumber dari berbagai profesi terkait isu inklusi, pentas seni, book tour, dan peluncuran buku. Selain itu, disediakan berbagai side event, seperti Pojok Bahasa Isyarat, Pojok Kreasi, Pojok Senyum, Pojok Sehat, hingga Pojok Donor Darah, yang memberikan pengalaman langsung tentang pentingnya dukungan terhadap penyandang disabilitas.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

PERMABUDHI Sulsel Dorong FKLA Menjadi Penggerak Kolaborasi Lintas Agama bagi Kemanusiaan

3 Agustus 2026 - 03:05 WITA

PERMABUDHI Sulsel Perkuat Keterampilan Komunikasi Umat Buddha Melalui Pelatihan Nara Dhamma 2026

28 Juli 2026 - 06:30 WITA

Menanam Harapan di Hari Anak Nasional: Eco School PERMABUDHI Makassar Menumbuhkan Generasi Peduli Lingkungan

22 Juli 2026 - 07:58 WITA

Piala Dunia dan Harmoni Antarbangsa

20 Juli 2026 - 01:18 WITA

HUT ke-49 RSAL Jala Ammari: PERMABUDHI Sulsel dan IMKIS Unhas Hadir Menguatkan Pelayanan dan Kepedulian

16 Juli 2026 - 09:34 WITA

Trending di Berita