Menu

Mode Gelap
HUT ke-49 RSAL Jala Ammari: PERMABUDHI Sulsel dan IMKIS Unhas Hadir Menguatkan Pelayanan dan Kepedulian PERMABUDHI Sulsel dan RSAL Jala Ammari Perkuat Sinergi Pelayanan Kesehatan untuk Masyarakat Refleksi Hari Pajak Nasional: Saatnya Memaknai Pajak sebagai Amanah dan Kebajikan Dari Ego ke Eco, Permabudhi Sulsel Dorong Revolusi Penyelamatan Pangan PERMABUDHI Makassar dan Kecamatan Wajo Luncurkan Gerakan Chi Ganjing pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 PERMABUDHI Sulsel Apresiasi Dedikasi Vihara Maitreya Makassar dalam Membina Umat Selama Lima Dekade

Berita

Empat Dekade GEMABUDHI: Momentum Transformasi dan Ekspansi Gerakan Pemuda Buddhis dari Daerah ke Nasional

badge-check

Ilustrasi Ketua Gemabudhi Sulsel, ENrique Justine Sun., S.Kom Perbesar

Ilustrasi Ketua Gemabudhi Sulsel, ENrique Justine Sun., S.Kom

Empat puluh tahun bukan sekadar angka bagi Gerakan Mahasiswa Buddhis Indonesia. Dalam Konsolidasi Nasional yang digelar 15 Februari 2026 secara daring, organisasi kepemudaan Buddhis ini menandai momentum penting: mempertegas arah baru menuju revitalisasi, konsolidasi, dan ekspansi gerakan. Forum yang mempertemukan DPP, DPD, dan DPC se-Indonesia itu menjadi ruang merumuskan ulang peran strategis GEMABUDHI di tengah dinamika kebangsaan.

Ketua Umum Bambang Patijaya menekankan bahwa Harlah ke-40 harus melampaui seremoni. Ia mendorong seluruh daerah menghadirkan program konkret yang menyentuh masyarakat dari bakti sosial hingga diskusi kebangsaan serta memperkuat publikasi sebagai instrumen edukasi. Bagi BPJ, organisasi mahasiswa tidak boleh berhenti pada wacana; ia harus menjadi laboratorium kepemimpinan dan ruang pengabdian.

Isu lingkungan muncul sebagai salah satu agenda besar nasional. Rencana pemecahan rekor MURI terkait Ezo Enzym dan seminar bertema krisis ekologi menjadi simbol bahwa GEMABUDHI ingin berbicara pada isu global dengan pijakan nilai Dhamma: harmoni, keseimbangan, dan tanggung jawab terhadap kehidupan. Empat dekade perjalanan organisasi ini diarahkan untuk lebih relevan dengan tantangan zaman.

Namun denyut konsolidasi itu tidak hanya bergema dari pusat. Dari Sulawesi Selatan, gagasan yang lebih luas justru mencuat. Ketua GEMABUDHI Sulsel, Enrique Justine Sun, S.Kom, menegaskan bahwa usia 40 tahun harus menjadi titik akselerasi gerakan, bukan sekadar refleksi sejarah. Baginya, organisasi di daerah harus tampil sebagai simpul kolaborasi lintas iman dan lintas komunitas.

GEMABUDHI Sulsel, kata Enrique, telah membangun komunikasi aktif dengan berbagai OKP lintas iman sebagai bagian dari strategi memperluas jejaring sosial dan kebangsaan. Langkah ini dipandang sebagai bentuk konsolidasi horizontal menguatkan posisi mahasiswa Buddhis dalam percakapan publik yang inklusif dan progresif.

Tak berhenti pada wacana, Sulsel juga menyiapkan gerakan penyiraman Eco Enzyme di sejumlah titik sebagai aksi simbolik sekaligus edukatif. Gerakan ini diproyeksikan menjadi model kampanye lingkungan berbasis kolaborasi komunitas. Di tangan kader muda, isu ekologi ditempatkan sebagai medan baru pengabdian dan kepemimpinan.

Framing 40 tahun GEMABUDHI di Sulawesi Selatan bergerak pada tiga poros: penguatan kaderisasi, perluasan kolaborasi lintas iman, dan keberanian mengambil peran dalam isu strategis seperti lingkungan dan kebangsaan. Konsolidasi bukan lagi sekadar rapat organisasi, melainkan panggilan untuk memperbesar dampak.

Memasuki usia empat dekade, GEMABUDHI—khususnya di Sulawesi Selatan—tampak ingin menegaskan diri sebagai gerakan mahasiswa Buddhis yang adaptif dan transformatif. Dari forum daring hingga aksi nyata di lapangan, pesan yang hendak disampaikan jelas: 40 tahun adalah pijakan untuk melompat lebih jauh, memperluas pengaruh, dan memastikan organisasi tetap relevan dalam membentuk generasi pemimpin yang visioner dan berintegritas.

6 Komentar

Sudah ditampilkan semua

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

HUT ke-49 RSAL Jala Ammari: PERMABUDHI Sulsel dan IMKIS Unhas Hadir Menguatkan Pelayanan dan Kepedulian

16 Juli 2026 - 09:34 WITA

PERMABUDHI Sulsel dan RSAL Jala Ammari Perkuat Sinergi Pelayanan Kesehatan untuk Masyarakat

16 Juli 2026 - 09:08 WITA

Refleksi Hari Pajak Nasional: Saatnya Memaknai Pajak sebagai Amanah dan Kebajikan

14 Juli 2026 - 10:41 WITA

Dari Ego ke Eco, Permabudhi Sulsel Dorong Revolusi Penyelamatan Pangan

30 Juni 2026 - 03:24 WITA

PERMABUDHI Makassar dan Kecamatan Wajo Luncurkan Gerakan Chi Ganjing pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

24 Juni 2026 - 08:21 WITA

Trending di Berita