Menu ✖

Mode Gelap
PERMABUDHI dan Tzu Chi Makassar Kolaborasi Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Jantung PERMABUDHI Sulsel Dukung Festival Harmoni Kemanusiaan Lintas Agama Pembimas Buddha Sulsel Luncurkan METTA VIHARA, PERMABUDHI Sulsel Dukung Vihara Ramah Lingkungan Walk for Peace, Act for Earth: Menelusuri Ingatan Konflik, Merawat Perdamaian, dan Bergerak untuk Bumi Solidaritas Lintas Agama FKLA Sulsel untuk NTT, Bantuan Menjangkau Pulau Flores Kue Bulan dalam “POV Buddhis”, dari Tradisi hingga Praktik Dhamma

Berita

Dari Kebiasaan ke Perubahan Diri, Dibahas dalam Mimbar Agama Buddha RRI

badge-check

Dari Kebiasaan ke Perubahan Diri, Dibahas dalam Mimbar Agama Buddha RRI Perbesar

Mimbar Agama Buddha RRI Pro 1 Makassar kembali mengangkat persoalan keseharian masyarakat melalui pembahasan bertajuk “Mengupas Kebiasaan Menjadi Lebih Baik”. Program hasil kolaborasi PERMABUDHI Sulawesi Selatan dan RRI Pro 1 Makassar ini menghadirkan ajaran Buddha dalam pembahasan yang dekat dengan pengalaman pendengar.

Edisi kali ini dipandu Upa. Hartanto, host sekaligus bagian dari Forum Dhammakathika Sulawesi Selatan, dengan menghadirkan Bhikkhu Utamma dari Yayasan Suddhama Indonesia sebagai narasumber. Bhikkhu Utamma yang ditahbiskan di Pa-Auk Tawya Rempang, Indonesia, kini memasuki vassa kedelapan atau tahun kedelapan menjalani kehidupan sebagai bhikkhu.

Pembahasan berangkat dari pertanyaan sederhana: bagaimana kebiasaan terbentuk dan bagaimana seseorang dapat mengubah kebiasaan menjadi lebih baik. Bhikkhu Utamma menjelaskan, kebiasaan dapat terbentuk melalui respons seseorang terhadap pengalaman maupun pengulangan yang terus terjadi dalam kehidupan. Karena itu, kebiasaan tidak muncul begitu saja, melainkan dipengaruhi oleh cara seseorang memandang dan merespons berbagai keadaan.

“Suatu kebiasaan itu bisa terbentuk karena respons kita atau pengulangan kita yang terjadi di kehidupan kita. Tidak semuanya baik, tidak semuanya buruk. Kita mengenal sebagai karma baik dan karma buruk. Cara kita merespons ini dipengaruhi oleh persepsi,” ujar Bhikkhu Utamma dalam siaran tersebut.

Mimbar Agama Buddha juga mengajak pendengar melihat pengaruh lingkungan dalam pembentukan kebiasaan. Bhikkhu Utamma menyinggung nilai-nilai kehidupan masyarakat Makassar yang diwariskan turun-temurun, termasuk semangat hidup bersama dan penghormatan terhadap tamu.

Di sisi lain, media sosial menghadirkan ruang pergaulan baru yang berlangsung cepat dan spontan. Konten yang dikonsumsi, akun yang diikuti, hingga komunitas digital yang dimasuki, menurutnya, turut menjadi lingkungan yang dapat memengaruhi pola pikir dan perilaku seseorang. Ia mengibaratkan daun jati yang membungkus ikan asin akan berbau ikan asin, sementara daun yang membungkus melati akan ikut beraroma melati.

Dalam perspektif Buddha, pilihan terhadap lingkungan dan pergaulan menjadi bagian penting dalam proses perubahan diri. Prinsip sapurisa-samsevana, yakni bergaul dengan orang baik atau bijaksana, serta mengenal kalyāṇamitta atau sahabat baik, menjadi salah satu pijakan. Ajaran tersebut tercermin dalam Mangala Sutta: “Asevanā ca bālānaṃ, paṇḍitānañca sevanā”, tentang menghindari pergaulan yang tidak baik dan bergaul dengan orang bijaksana.

Melalui Mimbar Agama Buddha, nilai tersebut dibawa ke ruang publik agar ajaran Dhamma dapat menjadi bahan refleksi dalam kehidupan sehari-hari. Perubahan, kata Bhikkhu Utamma, membutuhkan kemauan untuk berproses dan konsistensi, dengan Buddha, Dhamma, dan Sangha sebagai pijakan sebelum seseorang merespons berbagai hal yang dihadapinya.

Mimbar Agama Buddha merupakan program kolaborasi PERMABUDHI Sulawesi Selatan bersama RRI Pro 1 Makassar untuk menyampaikan pesan, program, dan ajaran Sang Buddha kepada masyarakat luas, khususnya pendengar RRI. Melalui siaran rutin, berbagai topik keagamaan dibahas dengan mengangkat persoalan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Program Mimbar Agama Buddha RRI Pro 1 Makassar tayang setiap Selasa pukul 20.30 WITA.

Edisi “Mengupas Kebiasaan Menjadi Lebih Baik”  Rekaman siaran dapat diakses kembali melalui YouTube RRI Pro 1 Makassar

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

PERMABUDHI dan Tzu Chi Makassar Kolaborasi Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Jantung

5 Oktober 2026 - 06:57 WITA

PERMABUDHI Sulsel Dukung Festival Harmoni Kemanusiaan Lintas Agama

5 Oktober 2026 - 06:48 WITA

Pembimas Buddha Sulsel Luncurkan METTA VIHARA, PERMABUDHI Sulsel Dukung Vihara Ramah Lingkungan

30 September 2026 - 01:46 WITA

Walk for Peace, Act for Earth: Menelusuri Ingatan Konflik, Merawat Perdamaian, dan Bergerak untuk Bumi

30 September 2026 - 01:23 WITA

Solidaritas Lintas Agama FKLA Sulsel untuk NTT, Bantuan Menjangkau Pulau Flores

30 September 2026 - 01:02 WITA

Trending di Berita