Menu ✖

Mode Gelap
PERMABUDHI dan Tzu Chi Makassar Kolaborasi Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Jantung PERMABUDHI Sulsel Dukung Festival Harmoni Kemanusiaan Lintas Agama Pembimas Buddha Sulsel Luncurkan METTA VIHARA, PERMABUDHI Sulsel Dukung Vihara Ramah Lingkungan Walk for Peace, Act for Earth: Menelusuri Ingatan Konflik, Merawat Perdamaian, dan Bergerak untuk Bumi Solidaritas Lintas Agama FKLA Sulsel untuk NTT, Bantuan Menjangkau Pulau Flores Kue Bulan dalam “POV Buddhis”, dari Tradisi hingga Praktik Dhamma

Berita

Camat Wajo Tekankan Sinergi Tangani Sampah, Libatkan Seluruh RT/RW dan Komunitas

badge-check

Camat Wajo Tekankan Sinergi Tangani Sampah, Libatkan Seluruh RT/RW dan Komunitas Perbesar

Pelaksana Tugas Camat Wajo, Ivan Kala’lembang, S.H., M.H., menegaskan bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Karena itu, sinergi dan kolaborasi menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Ivan saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertema “Pemilahan Sampah dan Tata Kelola Pengurangan Sampah Organik” yang digelar di Aula Bank Hasamitra, Kamis, 11 Juni 2026.

Kegiatan hasil kolaborasi Kecamatan Wajo dan PERMABUDHI Kota Makassar tersebut dihadiri 169 RT dan 45 RW dari delapan kelurahan se-Kecamatan Wajo. Hadir pula Ketua PERMABUDHI Sulawesi Selatan Dr. Ir. Yonggris, M.M., Ketua PERMABUDHI Kota Makassar Suzanna, S.E., M.Pd., serta Anggota Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar Dr. Mashud Azikin sebagai narasumber.

Ivan mengatakan para RT dan RW memiliki peran strategis sebagai ujung tombak perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah dari rumah tangga.

“Kami berharap RT dan RW semakin memahami bagaimana mengelola sampah dari hulu. Mereka nantinya dapat menularkan pengetahuan ini kepada masyarakat sehingga cita-cita Makassar bebas sampah pada 2029 dapat tercapai,” kata Ivan.

Menurut dia, pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan seluruh pihak mulai dari pemerintah, komunitas, hingga masyarakat. Tanpa kerja sama yang kuat, upaya pengurangan sampah akan berjalan tidak optimal.

“Kalau kita mengerjakan sendiri, tentu akan mengalami kepincangan dalam penanganan sampah. Semua harus bergandengan tangan, bersinergi, dan memiliki ikhtiar yang sama,” ujarnya.

Ketua PERMABUDHI Sulawesi Selatan, Dr. Ir. Yonggris, M.M., dalam kesempatan tersebut mengingatkan pentingnya meningkatkan kepedulian terhadap persoalan sampah yang kini menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Makassar.

Ia menilai keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, tetapi juga oleh karakter masyarakat yang mau memilah dan mengurangi sampah sejak dari rumah.

Sementara Ketua PERMABUDHI Kota Makassar, Suzanna, S.E., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Kecamatan Wajo yang lebih ramah lingkungan. Kegiatan juga dirangkaikan dengan workshop pengelolaan sampah, pembuatan eco enzyme, komposter, serta demonstrasi mesin pencacah sampah sebagai bentuk edukasi praktis kepada peserta.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

PERMABUDHI dan Tzu Chi Makassar Kolaborasi Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Jantung

5 Oktober 2026 - 06:57 WITA

PERMABUDHI Sulsel Dukung Festival Harmoni Kemanusiaan Lintas Agama

5 Oktober 2026 - 06:48 WITA

Pembimas Buddha Sulsel Luncurkan METTA VIHARA, PERMABUDHI Sulsel Dukung Vihara Ramah Lingkungan

30 September 2026 - 01:46 WITA

Walk for Peace, Act for Earth: Menelusuri Ingatan Konflik, Merawat Perdamaian, dan Bergerak untuk Bumi

30 September 2026 - 01:23 WITA

Solidaritas Lintas Agama FKLA Sulsel untuk NTT, Bantuan Menjangkau Pulau Flores

30 September 2026 - 01:02 WITA

Trending di Berita