Menu

Mode Gelap
World Cleanup Day di Makassar, PERMABUDHI Sulsel Serukan Bersih Lingkungan dan Cara Berpikir Bukan Sekadar Bersih-Bersih, PERMABUDHI Makassar Dorong Warga Kelola Lingkungan dari Rumah HUT ke-81 TNI AL, Ketua PERMABUDHI Sulsel: Kuat Menjaga Kedaulatan, Besar dalam Pengabdian Kepala RS Jala Ammari: Sinergi dengan PERMABUDHI Sulsel Dekatkan Pelayanan kepada Masyarakat Bersama Melayani, PERMABUDHI Sulsel & Kodaeral VI Perkuat Kepedulian Kemanusiaan Hadiri Munas VIII, Dr. Yonggris: PSMTI Bukan Sekadar Wadah Sosial, tetapi Rumah Bersama Seluruh Marga Tionghoa

Berita

Camat Wajo Tekankan Sinergi Tangani Sampah, Libatkan Seluruh RT/RW dan Komunitas

badge-check

Camat Wajo Tekankan Sinergi Tangani Sampah, Libatkan Seluruh RT/RW dan Komunitas Perbesar

Pelaksana Tugas Camat Wajo, Ivan Kala’lembang, S.H., M.H., menegaskan bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Karena itu, sinergi dan kolaborasi menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Ivan saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertema “Pemilahan Sampah dan Tata Kelola Pengurangan Sampah Organik” yang digelar di Aula Bank Hasamitra, Kamis, 11 Juni 2026.

Kegiatan hasil kolaborasi Kecamatan Wajo dan PERMABUDHI Kota Makassar tersebut dihadiri 169 RT dan 45 RW dari delapan kelurahan se-Kecamatan Wajo. Hadir pula Ketua PERMABUDHI Sulawesi Selatan Dr. Ir. Yonggris, M.M., Ketua PERMABUDHI Kota Makassar Suzanna, S.E., M.Pd., serta Anggota Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar Dr. Mashud Azikin sebagai narasumber.

Ivan mengatakan para RT dan RW memiliki peran strategis sebagai ujung tombak perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah dari rumah tangga.

“Kami berharap RT dan RW semakin memahami bagaimana mengelola sampah dari hulu. Mereka nantinya dapat menularkan pengetahuan ini kepada masyarakat sehingga cita-cita Makassar bebas sampah pada 2029 dapat tercapai,” kata Ivan.

Menurut dia, pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan seluruh pihak mulai dari pemerintah, komunitas, hingga masyarakat. Tanpa kerja sama yang kuat, upaya pengurangan sampah akan berjalan tidak optimal.

“Kalau kita mengerjakan sendiri, tentu akan mengalami kepincangan dalam penanganan sampah. Semua harus bergandengan tangan, bersinergi, dan memiliki ikhtiar yang sama,” ujarnya.

Ketua PERMABUDHI Sulawesi Selatan, Dr. Ir. Yonggris, M.M., dalam kesempatan tersebut mengingatkan pentingnya meningkatkan kepedulian terhadap persoalan sampah yang kini menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Makassar.

Ia menilai keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, tetapi juga oleh karakter masyarakat yang mau memilah dan mengurangi sampah sejak dari rumah.

Sementara Ketua PERMABUDHI Kota Makassar, Suzanna, S.E., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Kecamatan Wajo yang lebih ramah lingkungan. Kegiatan juga dirangkaikan dengan workshop pengelolaan sampah, pembuatan eco enzyme, komposter, serta demonstrasi mesin pencacah sampah sebagai bentuk edukasi praktis kepada peserta.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

World Cleanup Day di Makassar, PERMABUDHI Sulsel Serukan Bersih Lingkungan dan Cara Berpikir

14 September 2026 - 02:31 WITA

Bukan Sekadar Bersih-Bersih, PERMABUDHI Makassar Dorong Warga Kelola Lingkungan dari Rumah

14 September 2026 - 01:44 WITA

HUT ke-81 TNI AL, Ketua PERMABUDHI Sulsel: Kuat Menjaga Kedaulatan, Besar dalam Pengabdian

10 September 2026 - 08:07 WITA

Kepala RS Jala Ammari: Sinergi dengan PERMABUDHI Sulsel Dekatkan Pelayanan kepada Masyarakat

7 September 2026 - 04:17 WITA

Bersama Melayani, PERMABUDHI Sulsel & Kodaeral VI Perkuat Kepedulian Kemanusiaan

7 September 2026 - 04:08 WITA

Trending di Berita