Menu

Mode Gelap
PERMABUDHI Sulsel Dorong FKLA Menjadi Penggerak Kolaborasi Lintas Agama bagi Kemanusiaan PERMABUDHI Sulsel Perkuat Keterampilan Komunikasi Umat Buddha Melalui Pelatihan Nara Dhamma 2026 Menanam Harapan di Hari Anak Nasional: Eco School PERMABUDHI Makassar Menumbuhkan Generasi Peduli Lingkungan Piala Dunia dan Harmoni Antarbangsa HUT ke-49 RSAL Jala Ammari: PERMABUDHI Sulsel dan IMKIS Unhas Hadir Menguatkan Pelayanan dan Kepedulian PERMABUDHI Sulsel dan RSAL Jala Ammari Perkuat Sinergi Pelayanan Kesehatan untuk Masyarakat

Berita

Permabudhi Bersama Yayasan Amitofo Care Centre Indonesia Gelar Pagelaran Seni Budaya Afrika – Makassar untuk Kemanusiaan

badge-check

Permabudhi Bersama Yayasan Amitofo Care Centre Indonesia Gelar Pagelaran Seni Budaya Afrika – Makassar untuk Kemanusiaan Perbesar

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Persatuan umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulsel bersama Yayasan Amitofo Care Centre Indonesia sukses menggelar pagelaran seni budaya, Afrika – Makassar pada 20-21 Juli 2024 di Auditorium Ciputra, Makassar.

Kegiatan ini bertema Humanitarian Cultural Exchange dengan konsep sosial kemanusiaan, yang melibatkan ribuan orang mulai dari kunjungan ke lima sekolah dan rumah ibadah pada 17-19 Juli hingga acara puncak.

Acara ini dikemas dalam mempererat hubungan antar bangsa, budaya, dan negara melalui berbagai penampilan seni budaya, nyanyian, teater, dan kungfu. Sebanyak 25 Anak Afrika terlibat yang merupakan anak yatim dan piatu atau bahkan yatim piatu.

Ketua Panitia, Suzanna, mengatakan, pagelaran seni ini tidak hanya sebagai pertunjukan budaya semata, tetapi juga sebagai ungkapan syukur dan terima kasih dari anak Afrika atas dukungan yang mereka terima dari masyarakat Makassar selama ini.

“Melalui Yayasan Amitofo Care Centre di Eswatini, mereka dapat merasakan manisnya pendidikan, hadir disini sebagai ungkapan syukur dan terima kasih, selama 7 tahun ini mendapat bantuan Pendidikan dari orang tua asuh di Makassar,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa partisipasi anak-anak Afrika dalam acara ini adalah bentuk pertanggung jawaban mereka atas bantuan pendidikan yang diterima. Suzanna melihat bahwa penampilan tersebut adalah bukti nyata bahwa mereka dapat memanfaatkan dukungan dengan baik.

Ketua Permabudhi Sulsel, Dr. Ir. Yonggris., MM, menyampaikan bahwa hubungan antara Makassar dan Afrika memiliki akar sejarah yang kuat, terutama melalui jejak budaya dan agama dari pahlawan nasional Syekh Yusuf.

“Kehadiran kembali Amitofo Care Centre di Makassar setelah kunjungan sebelumnya pada tahun 2017 diharapkan dapat mempererat lagi hubungan persahabatan antara Makassar dan Afrika dalam konteks kemanusiaan,” ucap Yonggris dalam sambutannya.

Ia menilai Keberlangsungan Humanitarian Exchange Cultural 2024 Makassar diharapkan dapat memperkuat kerukunan, persatuan, dan kerjasama antar bangsa dan umat beragama, dengan kemanusiaan sebagai prioritas utama demi kehidupan manusia yang lebih baik.(*)

Laporan: Muhammad Amin (PMII Metro Makassar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

PERMABUDHI Sulsel Dorong FKLA Menjadi Penggerak Kolaborasi Lintas Agama bagi Kemanusiaan

3 Agustus 2026 - 03:05 WITA

PERMABUDHI Sulsel Perkuat Keterampilan Komunikasi Umat Buddha Melalui Pelatihan Nara Dhamma 2026

28 Juli 2026 - 06:30 WITA

Menanam Harapan di Hari Anak Nasional: Eco School PERMABUDHI Makassar Menumbuhkan Generasi Peduli Lingkungan

22 Juli 2026 - 07:58 WITA

Piala Dunia dan Harmoni Antarbangsa

20 Juli 2026 - 01:18 WITA

HUT ke-49 RSAL Jala Ammari: PERMABUDHI Sulsel dan IMKIS Unhas Hadir Menguatkan Pelayanan dan Kepedulian

16 Juli 2026 - 09:34 WITA

Trending di Berita