Menu

Mode Gelap
Refleksi Hari Pajak Nasional: Saatnya Memaknai Pajak sebagai Amanah dan Kebajikan Dari Ego ke Eco, Permabudhi Sulsel Dorong Revolusi Penyelamatan Pangan PERMABUDHI Makassar dan Kecamatan Wajo Luncurkan Gerakan Chi Ganjing pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 PERMABUDHI Sulsel Apresiasi Dedikasi Vihara Maitreya Makassar dalam Membina Umat Selama Lima Dekade PERMABUDHI Sulsel Perkuat Kolaborasi, Dukung Gerakan Stop Boros Pangan 2026 Camat Wajo Tekankan Sinergi Tangani Sampah, Libatkan Seluruh RT/RW dan Komunitas

Berita

Permabudhi Sulsel Hadiri Silaturahmi & Malam Apresiasi Pemprov, Soroti Ruang Harmoni yang Terlewat

badge-check

Permabudhi Sulsel Hadiri Silaturahmi & Malam Apresiasi Pemprov, Soroti Ruang Harmoni yang Terlewat Perbesar

Malam di halaman Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Sungai Tangka, terasa lebih hangat dari biasanya, Minggu, 29 Maret 2026. Ribuan undangan dari berbagai unsur pemerintah, aparatur sipil negara, akademisi, hingga organisasi masyarakat berkumpul dalam satu ruang kebersamaan. 

Di antara para tamu, Ketua Permabudhi Sulawesi Selatan, Dr. Ir. Yonggris, M.M, hadir mewakili umat Buddha. Kehadiran ini bukan sekadar formalitas undangan, melainkan penegasan komitmen untuk tetap berada dalam barisan yang merawat harmoni sosial di tengah dinamika pembangunan daerah.

Acara yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ini tidak hanya menjadi ajang temu sapa. Ia juga dirancang sebagai ruang apresiasi. Pemerintah memberikan penghargaan kepada kabupaten/kota dan berbagai elemen yang dinilai berprestasi dalam sejumlah kategori, mulai dari tata kelola pemerintahan, dedikasi individu hingga raihan Adipura kebersihan lingkungan. Dalam forum itu, penghargaan menjadi bahasa simbolik untuk menguatkan semangat pengabdian.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam sambutannya menekankan pentingnya keselarasan arah pembangunan antara pusat dan daerah. Ia meminta seluruh jajaran pemerintah daerah untuk bergerak dalam satu garis kebijakan nasional, memastikan setiap program berjalan efektif dan terintegrasi.

Di sisi lain, capaian sektor pertanian menjadi sorotan. Sulawesi Selatan berhasil menempati posisi keempat sebagai produsen padi nasional, sebuah indikator yang, menurut gubernur, lahir dari kerja kolektif lintas sektor.

Namun, di tengah optimisme itu, kebijakan prioritas juga menjadi bagian penting dari arah pembangunan. Di tengah keterbatasan anggaran, fokus pada pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, dipandang sebagai langkah strategis. Pilihan ini menunjukkan keberpihakan pada kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menopang konektivitas ekonomi daerah.

Silaturahmi malam itu juga menyentuh aspek lain: pertahanan negara. Telah diselenggarakan pelatihan bela negara bagi kepala desa serta penguatan komponen cadangan menjadi bagian dari strategi nasional yang mulai digerakkan dari Sulawesi Selatan.

Kepala Badan Cadangan Nasional Kemhan RI, Letjen TNI Gabriel Lema, menegaskan bahwa penguatan komponen cadangan merupakan bagian dari upaya menjaga kedaulatan negara yang melibatkan seluruh elemen bangsa.

“Melalui silaturahmi dan apresiasi seperti ini, kita membangun kekuatan bersama. Kedaulatan negara bukan hanya tanggung jawab militer, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran komponen cadangan di Sulawesi Selatan menjadi langkah awal yang strategis. Provinsi Sulsel mejadi pionir sebelum penguatan serupa diperluas ke wilayah lain seperti Kalimantan dan Papua.

“Ini adalah bagian dari sistem pertahanan semesta, di mana daerah memiliki peran penting dalam memastikan kesiapan nasional,” kata Gabriel.

Bagi Permabudhi Sulsel, forum seperti ini memiliki makna lebih dari sekadar seremoni. Yonggris melihatnya sebagai ruang penting untuk memperkuat komunikasi lintas sektor.

“Silaturahmi seperti ini menjadi fondasi untuk menjaga kebersamaan, terutama dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan,” ujarnya.

Meski demikian, ia juga mencatat adanya ruang yang belum sepenuhnya terisi. Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Selatan dan Kota Makassar, yang sebelumnya meraih penghargaan nasional Harmony Award, belum mendapat apresiasi dalam kesempatan tersebut. Padahal, menurutnya, peran FKUB sangat krusial dalam menjaga stabilitas sosial melalui harmoni antarumat beragama.

 

Catatan ini menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur dan capaian ekonomi, tetapi juga tentang merawat relasi sosial yang menjadi fondasi kehidupan bersama. Penghargaan terhadap kerja-kerja kerukunan, dalam konteks ini, menjadi bagian tak terpisahkan dari pembangunan yang inklusif.

 

Satu tahun kepemimpinan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menunjukkan arah yang semakin tegas mulai dari prioritas pembangunan, penguatan sektor strategis, hingga dorongan sinergi lintas elemen. Namun, seperti yang tergambar dalam forum silaturahmi itu, ruang refleksi tetap terbuka: bahwa pembangunan membutuhkan keseimbangan antara capaian fisik dan penguatan nilai-nilai kebersamaan.

Pada akhirnya, malam itu tidak hanya menjadi perayaan Idulfitri, tetapi juga ruang evaluasi. Di antara salam-salaman dan apresiasi, terselip harapan agar Sulawesi Selatan terus melangkah sebagai daerah yang tidak hanya maju, tetapi juga harmonis di mana setiap elemen, tanpa terkecuali, mendapat tempat dalam perjalanan pembangunan.

“Acara ini menegaskan bahwa semangat Idulfitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang memperkuat sinergi, memperbaiki kekurangan, dan melangkah bersama menuju Sulawesi Selatan yang lebih maju dan harmonis.” tutupnya.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Refleksi Hari Pajak Nasional: Saatnya Memaknai Pajak sebagai Amanah dan Kebajikan

14 Juli 2026 - 10:41 WITA

Dari Ego ke Eco, Permabudhi Sulsel Dorong Revolusi Penyelamatan Pangan

30 Juni 2026 - 03:24 WITA

PERMABUDHI Makassar dan Kecamatan Wajo Luncurkan Gerakan Chi Ganjing pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

24 Juni 2026 - 08:21 WITA

PERMABUDHI Sulsel Apresiasi Dedikasi Vihara Maitreya Makassar dalam Membina Umat Selama Lima Dekade

22 Juni 2026 - 02:51 WITA

PERMABUDHI Sulsel Perkuat Kolaborasi, Dukung Gerakan Stop Boros Pangan 2026

18 Juni 2026 - 07:17 WITA

Trending di Berita