Menu ✖

Mode Gelap
PERMABUDHI dan Tzu Chi Makassar Kolaborasi Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Jantung PERMABUDHI Sulsel Dukung Festival Harmoni Kemanusiaan Lintas Agama Pembimas Buddha Sulsel Luncurkan METTA VIHARA, PERMABUDHI Sulsel Dukung Vihara Ramah Lingkungan Walk for Peace, Act for Earth: Menelusuri Ingatan Konflik, Merawat Perdamaian, dan Bergerak untuk Bumi Solidaritas Lintas Agama FKLA Sulsel untuk NTT, Bantuan Menjangkau Pulau Flores Kue Bulan dalam “POV Buddhis”, dari Tradisi hingga Praktik Dhamma

Uncategorized

PERMABUDHI Sulsel Dukung Jalan Sehat Harmoni Kemanusiaan, Satukan Masyarakat Tanpa Sekat

badge-check

PERMABUDHI Sulsel Dukung Jalan Sehat Harmoni Kemanusiaan, Satukan Masyarakat Tanpa Sekat Perbesar

Sekitar 6.000 peserta dari berbagai majelis agama, komunitas, dan masyarakat umum mengikuti Jalan Sehat Anti Mager Harmoni Kemanusiaan di depan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan yang digelar Forum Kemanusiaan Lintas Agama (FKLA) Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ini menjadi ruang perjumpaan masyarakat lintas agama melalui olahraga, pelayanan sosial, UMKM, serta seni dan budaya.

Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI) Sulawesi Selatan mendukung penuh dan turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Wakil Ketua PERMABUDHI Sulsel, Suzanna, S.E., M.Pd., hadir mewakili Ketua PERMABUDHI Sulsel bersama pengurus FKLA utusan PERMABUDHI dan pimpinan majelis-majelis agama se-Sulawesi Selatan.

Suzanna mengatakan, Jalan Sehat Harmoni Kemanusiaan tidak hanya menjadi kegiatan olahraga, tetapi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan merawat keberagaman.

“Bersama, bersatu, olahraga bersama merawat jiwa dan raga, sekaligus merawat keberagaman. Kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan masyarakat tanpa sekat untuk saling mengenal, menghargai, dan bersama-sama memberikan manfaat,” ujar Suzanna.

Menurutnya, kehadiran UMKM, layanan kesehatan, hingga penampilan barongsai menunjukkan bahwa harmoni dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kolaborasi.

“Kita tidak hanya berkumpul dan berolahraga, tetapi juga menghadirkan ruang bagi UMKM, pelayanan sosial, serta seni budaya. Barongsai menjadi salah satu simbol bahwa keberagaman budaya dapat hadir bersama dalam harmoni,” katanya.

Ketua FKLA Sulsel Prof. Dr. KH. Mustari Bosra mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun hubungan lintas agama melalui perjumpaan dan kerjasama.

“FKLA ingin membangun toleransi yang aktif. Kita tidak hanya berbicara tentang hidup berdampingan, tetapi bagaimana umat beragama bertemu, bekerja bersama, dan memberi manfaat bagi kemanusiaan,” kata Mustari.

Jalan sehat tersebut dilepas langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, diawali atraksi barongsai dan pencak silat Tapak Suci Muhammadiyah.

Bagi PERMABUDHI Sulsel, Jalan Sehat Harmoni Kemanusiaan menjadi wujud nyata kolaborasi lintas agama—bergerak bersama menjaga kesehatan, memperkuat persaudaraan, dan merawat keberagaman sebagai kekuatan kemanusiaan di Sulawesi Selatan.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Permabudhi Sulsel Hadiri Buka Puasa Bersama Keuskupan Agung Makassar, Meneguhkan Persaudaraan Lintas Iman

9 Maret 2026 - 12:58 WITA

Hadirkan Dr. Adi Gunawan, Temu Tokoh Buddhis Se-Sulsel Kuatkan Kebersamaan dan Bahas Kekuatan Batin

5 September 2025 - 06:25 WITA

Trending di Berita