Permabudhi Sulawesi Selatan menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan dengan menghadiri pembukaan Festival Mulia Ramadan yang digelar pada awal bulan suci Ramadan 1447 H di pelataran Masjid Amirul Mukminin atau Masjid Terapung Losari, Kota Makassar. Festival ini berlangsung selama satu bulan penuh sepanjang Ramadan dan menjadi ruang pertemuan antara nilai spiritual, pemberdayaan ekonomi, dan kebersamaan sosial.
Pembukaan festival dihadiri langsung oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, serta Dewan Pembina Masjid Amirul Mukminin, Ilham Arief Sirajuddin. Turut hadir pula jajaran SKPD lingkup Pemerintah Kota Makassar dan tokoh masyarakat.
Ketua Permabudhi Sulsel diwakili oleh Eko Setiono yang hadir secara langsung dalam seremoni pembukaan. Kehadiran tersebut menjadi simbol dukungan Permabudhi terhadap kegiatan yang tidak hanya memperkuat syiar Ramadan, tetapi juga menghadirkan dampak sosial dan ekonomi melalui keterlibatan 18 brand kuliner, lima perusahaan, serta pelaku UMKM lokal.
Dalam kesempatan itu, Eko Setiono menegaskan bahwa Permabudhi Sulsel mendukung penuh kegiatan-kegiatan sosial yang melibatkan diri di tengah masyarakat serta berkolaborasi dengan berbagai elemen. Menurutnya, festival ini mencerminkan semangat gotong royong dan harmoni yang menjadi kekuatan Kota Makassar.
Tak hanya menghadiri pembukaan, Permabudhi Sulsel juga turut terlibat dalam mendukung agenda sosial yang melibatkan anak yatim piatu selama Ramadan di Masjid Amirul Mukminin. Dukungan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi, sejalan dengan nilai kemanusiaan dan kebajikan yang dijunjung bersama.
Permabudhi Sulsel berharap Festival Mulia Ramadan dapat terus berlanjut sebagai agenda tahunan yang memberi dampak nyata bagi masyarakat, mempererat silaturahmi lintas komunitas, serta memperkuat Makassar sebagai kota religius, inklusif, dan penuh semangat kebersamaan.







