Pembimas Buddha Sulawesi Selatan, Sumarjo, S.Ag., M.M menyampaikan dukungan penuh terhadap rangkaian kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan Pengurus Daerah Persatuan Umat Buddha Indonesia (PD Permabudhi) Sulsel, Minggu, 1 Februari 2026, di Kabupaten Gowa dan Kota Makassar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional umat Buddha dalam rangka memperingati Pekan Kerukunan Umat Beragama Sedunia dan Hari Persaudaraan Kemanusiaan Internasional yang dicanangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pembimas Buddha Sulsel Sumarjo, S.Ag., M.M., hadir langsung mendampingi kegiatan penanaman pohon di dua lokasi, yakni Yayasan Balla Samadhi Ratanajoti, Gowa, dan Vihara Arama Maha Buddha Makassar.
Menurut Sumarjo, momentum internasional tersebut perlu diisi dengan aksi nyata yang berdampak langsung bagi kehidupan masyarakat dan lingkungan.
“Semoga kegiatan ini membawa kerukunan dan kebahagiaan, serta memperkuat hidup rukun antarumat beragama demi terciptanya dunia yang damai,” ujarnya.




Di Yayasan Balla Samadhi, kegiatan diawali dengan pesan Dhamma dari Bhikkhu Dhammasubho Mahathera, dilanjutkan penanaman pohon produktif serta pengecekan biopori sebagai bagian dari upaya konservasi tanah dan air.
Sementara itu, di Vihara Arama Maha Buddha Makassar, penanaman pohon dilakukan bersama Bhante Y.M Bhadracetana, Sthavira, pengurus vihara, Pengurus Permabudhi Sulsel, serta organisasi kepemudaan Buddha, meski kegiatan berlangsung dalam kondisi hujan ringan.
Rangkaian kegiatan di kedua lokasi juga disertai pembacaan paritta oleh Bhante Siriratano Mahathera sebagai doa keselamatan bagi seluruh makhluk hidup dan keberlanjutan lingkungan.


Selain aksi lapangan, kampanye Pekan Kerukunan Umat Beragama Sedunia dilakukan melalui penyebaran banner dan pesan kerukunan di berbagai majelis dan vihara Buddha di Sulawesi Selatan.
Pembimas Buddha Sulsel menilai kegiatan ini sebagai contoh sinergi antara nilai keagamaan, kepedulian lingkungan, dan penguatan persaudaraan kemanusiaan dalam skala nasional.







