Menu ✖

Mode Gelap
MUSDA III PERMABUDHI SULSEL Tetapkan Arah Organisasi Lima Tahun Kedepan, Dr. Yonggris Kembali Memimpin PERMABUDHI dan Tzu Chi Makassar Kolaborasi Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Jantung PERMABUDHI Sulsel Dukung Festival Harmoni Kemanusiaan Lintas Agama Pembimas Buddha Sulsel Luncurkan METTA VIHARA, PERMABUDHI Sulsel Dukung Vihara Ramah Lingkungan Walk for Peace, Act for Earth: Menelusuri Ingatan Konflik, Merawat Perdamaian, dan Bergerak untuk Bumi Solidaritas Lintas Agama FKLA Sulsel untuk NTT, Bantuan Menjangkau Pulau Flores

Berita

MUSDA III PERMABUDHI SULSEL Tetapkan Arah Organisasi Lima Tahun Kedepan, Dr. Yonggris Kembali Memimpin

badge-check

MUSDA III PERMABUDHI SULSEL Tetapkan Arah Organisasi Lima Tahun Kedepan, Dr. Yonggris Kembali Memimpin Perbesar

Penguatan kolaborasi lintas majelis, kaderisasi kepemimpinan, dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi agenda penting PERMABUDHI Sulawesi Selatan untuk lima tahun mendatang. Arah tersebut mengemuka dalam Musyawarah Daerah (MUSDA) III PERMABUDHI Sulsel yang dirangkaikan dengan Seminar Nasional Ekoteologi di Hotel Horison Makassar, Sabtu (24/10/2026). Forum ini kembali menetapkan Dr. Ir. Yonggris, M.M. sebagai Ketua Pengurus Daerah PERMABUDHI Sulsel periode 2026–2031.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Andi Winarno Eka Putra, S.STP., M.H. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum PERMABUDHI sekaligus anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Prof. Dr. Philip Kuntjoro Widjaja, unsur Forkopimda, tokoh lintas agama, organisasi kepemudaan, serta undangan lainnya. Doa pembukaan dipimpin Bhikkhu Bhadra Cetana Sthavira, Wakil Sekretaris Wilayah 2 Sangha Agung Indonesia Wilayah Indonesia Timur.

Sebelum memasuki sidang organisasi, peserta mengikuti Seminar Nasional Ekoteologi yang menghadirkan tiga narasumber, yakni Prof. Dr. Philip Kuntjoro Widjaja, Hening Purwati Parlan selaku direktur Eco Bhinneka Muhammadiyah, serta Melinda Aksa selaku Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar.

Seminar tersebut mengangkat hubungan antara nilai spiritual, tanggung jawab moral, dan upaya menjaga kelestarian alam. Diskusi juga menekankan pentingnya kerja sama lintas agama untuk merespons persoalan lingkungan melalui tindakan nyata yang dapat dirasakan masyarakat.

Pesan yang mengemuka dalam forum ini adalah bahwa kepedulian terhadap alam tidak cukup berhenti pada wacana. Nilai keagamaan perlu diterjemahkan menjadi praktik pelestarian lingkungan, sekaligus menjadi ruang kolaborasi bagi masyarakat dari berbagai latar belakang. Dengan demikian, kerukunan tidak hanya diwujudkan melalui kehidupan yang berdampingan, tetapi juga melalui kerja bersama untuk kepentingan kemanusiaan.

Yonggris Kembali Memimpin, Kaderisasi Menjadi Perhatian

Dalam sidang MUSDA, peserta menetapkan program kerja PERMABUDHI Sulsel untuk periode 2026–2031, Etika dan Keluhuran Budi Pengurus PERMABUDHI, serta susunan kepengurusan yang mencakup Dewan Pengawas dan Pengurus Daerah.

Melalui musyawarah, Dr. Ir. Yonggris, M.M. kembali terpilih secara aklamasi sebagai ketua untuk periode ketiga sekaligus periode terakhirnya, sesuai ketentuan AD/ART organisasi.

Ketua Umum PERMABUDHI, Prof. Philip Kuntjoro Widjaja, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada Yonggris. Ia juga menyoroti pentingnya menyiapkan kader penerus sejak dini agar proses regenerasi kepemimpinan pada periode 2031–2036 dapat berlangsung secara berkesinambungan.

Pesan tersebut menjadi salah satu perhatian utama bagi kepengurusan baru, mengingat periode 2026–2031 merupakan masa terakhir Yonggris memimpin organisasi di tingkat provinsi. Selain menjalankan program kerja, kepengurusan diharapkan mampu membangun fondasi organisasi yang kuat sekaligus menyiapkan generasi pemimpin berikutnya.

Yonggris menyampaikan bahwa fokus kepengurusan mendatang meliputi penguatan kerja sama antar-majelis anggota PERMABUDHI, perluasan kemitraan dengan pemerintah dan berbagai pihak, pengembangan program sosial yang berdampak nyata, serta persiapan kader pemimpin masa depan.

“Ini adalah periode terakhir untuk saya. Oleh sebab itu, saya ingin mengajak semua bekerja dengan sungguh-sungguh dan mengabdi dengan tulus,” demikian pesan Yonggris.

Ekoteologi dan Pengabdian Sosial Jadi Bagian Agenda

Selain konsolidasi organisasi dan kaderisasi, kepengurusan PERMABUDHI Sulsel periode 2026–2031 juga diarahkan untuk memperkuat pelayanan sosial dan kemanusiaan, layanan kesehatan, serta gerakan pelestarian lingkungan. Penetapan Etika dan Keluhuran Budi Pengurus menjadi landasan bagi pelaksanaan amanah organisasi dengan menjunjung integritas, keteladanan, dan tanggung jawab.

Rangkaian kegiatan berlanjut pada malam hari melalui penutupan MUSDA dan pelantikan pengurus PD PERMABUDHI Sulsel masa bakti 2026–2031. Acara tersebut dihadiri Ketua Umum PERMABUDHI, Prof. Philip Kuntjoro Widjaja, dan ditutup oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan yang diwakili Pembimas Buddha Sulsel. Doa pemberkahan dipimpin Bhikkhu Bhadra Bakti Sthavira.

Dalam sambutan penutupan, penguatan moderasi beragama, dialog lintas iman, dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi pesan bagi kepengurusan yang baru. Konsep Eco Dhamma juga didorong untuk diwujudkan melalui berbagai tindakan konkret, seperti penghijauan, pengelolaan sampah, serta pemeliharaan kebersihan rumah ibadah dan lingkungan sekitarnya.

MUSDA III PERMABUDHI Sulsel menjadi momentum untuk menyatukan langkah organisasi dalam menghadapi agenda lima tahun mendatang. Penetapan program kerja, penguatan etika pengurus, serta perhatian terhadap regenerasi kepemimpinan menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan organisasi.

Berlandaskan semangat “Bersatu Harmoni, Tulus Mengabdi”, PERMABUDHI Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerukunan, memperluas pengabdian sosial, mengembangkan gerakan pelestarian lingkungan, dan mempersiapkan kader pemimpin demi keberlanjutan organisasi serta manfaat yang lebih luas bagi umat, masyarakat, dan bangsa.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

PERMABUDHI dan Tzu Chi Makassar Kolaborasi Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Jantung

5 Oktober 2026 - 06:57 WITA

PERMABUDHI Sulsel Dukung Festival Harmoni Kemanusiaan Lintas Agama

5 Oktober 2026 - 06:48 WITA

Pembimas Buddha Sulsel Luncurkan METTA VIHARA, PERMABUDHI Sulsel Dukung Vihara Ramah Lingkungan

30 September 2026 - 01:46 WITA

Walk for Peace, Act for Earth: Menelusuri Ingatan Konflik, Merawat Perdamaian, dan Bergerak untuk Bumi

30 September 2026 - 01:23 WITA

Solidaritas Lintas Agama FKLA Sulsel untuk NTT, Bantuan Menjangkau Pulau Flores

30 September 2026 - 01:02 WITA

Trending di Berita