Menu

Mode Gelap
Gemabudhi Sulsel Dukung Pekan Kerukunan Umat Beragama Sedunia Lewat Aksi Tanam Pohon Pembimas Buddha Sulsel Kawal Aksi Nasional Tanam Pohon Permabudhi, Dukung Agenda Global PBB Vihara Arama Maha Buddha Ambil Peran, Kerukunan Didorong Lewat Aksi Tanam Pohon bersama Permabudhi Sulsel Pekan Kerukunan Umat Beragama Sedunia, Permabudhi Sulsel Tanam Pohon bersama Bhikkhu Dhammasubho Jappa Jokka Cap Go Meh 2026 Dibahas Bersama Wali Kota Makassar, Kuatkan Makassar sebagai Kota Multikultural Permabudhi Sulsel Gelar Temu Umat Buddha, Bahas Tantangan dan Penguatan Eksistensi Umat

Berita

Permabudhi Sulsel Bangun Wawasan Keberagaman Bagi Mahasiswa Program Bela Negara Unhas di Vihara Sasanadipa

badge-check


					Permabudhi Sulsel Bangun Wawasan Keberagaman Bagi Mahasiswa Program Bela Negara Unhas di Vihara Sasanadipa Perbesar

Kunjungan Rumah Ibadah yang dilakukan para mahasiswa Program Magang Bela Negara Universitas Hasanuddin ke Vihara Sasanadipa Makassar pada 25 November 2025 berlangsung hangat dan penuh dialog. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran lintas iman yang mempertemukan generasi muda dengan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan pemahaman keberagaman.

Ketua Persatuan Umat Buddha (Permabudhi) Sulawesi Selatan, Dr. Ir. Yonggris., M.M, hadir berbagi pengetahuan tentang perjalanan sejarah umat Buddha di Indonesia. Ia memaparkan bahwa dinamika perkembangan agama Buddha tidak lepas dari tantangan zaman, perubahan sosial, serta kebutuhan umat untuk memiliki wadah yang menaungi secara nasional. Dalam konteks itulah Permabudhi terbentuk sebagai organisasi persatuan lintas majelis yang mengokohkan koordinasi, pelayanan, serta pembinaan umat Buddha di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Yonggris juga menjelaskan peran Permabudhi Sulawesi Selatan yang saat ini membina 37 vihara di berbagai kabupaten/kota. Menurutnya, pengelolaan umat Buddha di daerah membutuhkan sinergi dan komitmen bersama agar kehidupan beragama dapat berjalan rukun, berkelanjutan, dan mampu berkontribusi bagi masyarakat luas.

Sementara itu, Ketua Vihara Sasanadipa Makassar, PMd. Ir. Bumi Horas., MP.d, memberikan pemaparan mengenai profil vihara, struktur organisasi, hingga tata kelola rumah ibadah Buddha. Ia juga memperkenalkan ajaran-ajaran universal Buddhis yang menekankan kebijaksanaan, kesadaran, dan perilaku yang membawa kedamaian.

“Jadikanlah ajaran ini sebagai peta untuk melangkah,” tuturnya, sembari menjelaskan makna simbolis berbagai ornamen Buddhis yang ada di vihara dan ajaran-ajaran sang Buddha.

Bumi Horas mengutip pesan penting dalam tradisi Buddhis: “Kesaktian terbesar adalah siapa yang bisa mengendalikan pikirannya.” Praktik ini mengenalkan mahasiswa pada dimensi batiniah agama Buddha yang menekankan kedisiplinan pikiran.

Di akhir kunjungan, mahasiswa Program Bela Negara mendapatkan pemahaman bahwa vihara bukan sekadar tempat sembahyang, tetapi juga pusat pembinaan umat, ruang edukasi, dan tempat bersosialisasi. Melalui kunjungan ini, Permabudhi Sulsel berharap semakin banyak generasi muda yang memahami pentingnya kerukunan serta mampu melihat keberagaman sebagai kekuatan bangsa, sebuah nilai bela negara yang relevan dan dibutuhkan Indonesia hari ini.

Baca Lainnya

Gemabudhi Sulsel Dukung Pekan Kerukunan Umat Beragama Sedunia Lewat Aksi Tanam Pohon

2 Februari 2026 - 04:17 WITA

Pembimas Buddha Sulsel Kawal Aksi Nasional Tanam Pohon Permabudhi, Dukung Agenda Global PBB

2 Februari 2026 - 04:12 WITA

Vihara Arama Maha Buddha Ambil Peran, Kerukunan Didorong Lewat Aksi Tanam Pohon bersama Permabudhi Sulsel

2 Februari 2026 - 04:04 WITA

Pekan Kerukunan Umat Beragama Sedunia, Permabudhi Sulsel Tanam Pohon bersama Bhikkhu Dhammasubho

2 Februari 2026 - 03:52 WITA

Jappa Jokka Cap Go Meh 2026 Dibahas Bersama Wali Kota Makassar, Kuatkan Makassar sebagai Kota Multikultural

22 Januari 2026 - 09:45 WITA

Trending di Artikel