Menu

Mode Gelap
Gemabudhi Sulsel Dukung Pekan Kerukunan Umat Beragama Sedunia Lewat Aksi Tanam Pohon Pembimas Buddha Sulsel Kawal Aksi Nasional Tanam Pohon Permabudhi, Dukung Agenda Global PBB Vihara Arama Maha Buddha Ambil Peran, Kerukunan Didorong Lewat Aksi Tanam Pohon bersama Permabudhi Sulsel Pekan Kerukunan Umat Beragama Sedunia, Permabudhi Sulsel Tanam Pohon bersama Bhikkhu Dhammasubho Jappa Jokka Cap Go Meh 2026 Dibahas Bersama Wali Kota Makassar, Kuatkan Makassar sebagai Kota Multikultural Permabudhi Sulsel Gelar Temu Umat Buddha, Bahas Tantangan dan Penguatan Eksistensi Umat

Berita

Tokoh Lintas Agama Sulsel Deklarasikan Komitmen Kerukunan, Permabudhi: Keberagaman adalah Kekuatan

badge-check


					Tokoh Lintas Agama Sulsel Deklarasikan Komitmen Kerukunan, Permabudhi: Keberagaman adalah Kekuatan Perbesar

Komitmen menjaga kerukunan antarumat beragama kembali ditegaskan di Sulawesi Selatan melalui deklarasi yang ditandatangani sejumlah tokoh lintas iman. Kegiatan ini berlangsung khidmat dengan suasana penuh kebersamaan, menegaskan bahwa kedamaian merupakan kebutuhan bersama bagi masyarakat Sulsel, Kamis (25/09/2025).

Deklarasi dibacakan langsung oleh Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulsel, Prof. Dr. KH Muammar Bakry, M.Ag. Prosesi ini disaksikan oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Kabag TU Kanwil Kemenag Sulsel H. Aminuddin, Plt Kepala Kesbangpol Sulsel A. Winarno Eka Putra, serta puluhan undangan dari unsur pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.

Pembacaan deklarasi diikuti dengan penandatanganan oleh para tokoh lintas iman. Kehadiran mereka dalam satu panggung kebersamaan menjadi simbol kuat bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Tercatat sejumlah tokoh yang membubuhkan tanda tangan, antara lain Prof. H. M. Ghalib (MUI Sulsel), Pdt. Adrie O. Massie (PGIW Sulselra), Pastor Albert Arina (Keuskupan Agung Makassar), Gede Durahman (PHDI Sulsel), Roy Ruslim (Walubi Sulsel), Carles Effendy (Permabudhi Sulsel), dan dr. Ferdi M. Sutono (Matakin Sulsel). Kehadiran mereka mencerminkan representasi keragaman agama di Sulawesi Selatan.

Penandatanganan deklarasi ini dinilai sebagai langkah konkret untuk memperkuat solidaritas antarumat beragama. Para pemuka agama sepakat bahwa kerukunan adalah landasan utama bagi terciptanya suasana kondusif, terutama dalam menghadapi dinamika sosial yang terus berkembang.

Perwakilan Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulawesi Selatan, Carles Effendy, menekankan pentingnya peran setiap umat dalam menjaga harmoni.

“Permabudhi akan terus hadir merawat keberagaman sebagai kekuatan, menumbuhkan semangat persaudaraan lintas iman, serta mendorong kehidupan yang damai dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat. Kerukunan adalah fondasi sekaligus arah pengabdian kami,” ujarnya.

Carles menambahkan, keberagaman yang ada di Sulsel merupakan potensi besar yang harus dikelola dengan bijak. Menurutnya, jika masyarakat mampu menjaga semangat saling menghormati, maka kerukunan akan menjadi modal utama dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.

Dengan ditandatanganinya deklarasi tersebut, Sulawesi Selatan kembali memperlihatkan dirinya sebagai wilayah yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan lintas iman. Kerja sama lintas agama diyakini akan memperkuat fondasi sosial, sekaligus menjaga Sulsel tetap sebagai daerah yang damai, rukun, dan harmonis.

Baca Lainnya

Gemabudhi Sulsel Dukung Pekan Kerukunan Umat Beragama Sedunia Lewat Aksi Tanam Pohon

2 Februari 2026 - 04:17 WITA

Pembimas Buddha Sulsel Kawal Aksi Nasional Tanam Pohon Permabudhi, Dukung Agenda Global PBB

2 Februari 2026 - 04:12 WITA

Vihara Arama Maha Buddha Ambil Peran, Kerukunan Didorong Lewat Aksi Tanam Pohon bersama Permabudhi Sulsel

2 Februari 2026 - 04:04 WITA

Pekan Kerukunan Umat Beragama Sedunia, Permabudhi Sulsel Tanam Pohon bersama Bhikkhu Dhammasubho

2 Februari 2026 - 03:52 WITA

Jappa Jokka Cap Go Meh 2026 Dibahas Bersama Wali Kota Makassar, Kuatkan Makassar sebagai Kota Multikultural

22 Januari 2026 - 09:45 WITA

Trending di Artikel