Menu

Mode Gelap
Gemabudhi Sulsel Dukung Pekan Kerukunan Umat Beragama Sedunia Lewat Aksi Tanam Pohon Pembimas Buddha Sulsel Kawal Aksi Nasional Tanam Pohon Permabudhi, Dukung Agenda Global PBB Vihara Arama Maha Buddha Ambil Peran, Kerukunan Didorong Lewat Aksi Tanam Pohon bersama Permabudhi Sulsel Pekan Kerukunan Umat Beragama Sedunia, Permabudhi Sulsel Tanam Pohon bersama Bhikkhu Dhammasubho Jappa Jokka Cap Go Meh 2026 Dibahas Bersama Wali Kota Makassar, Kuatkan Makassar sebagai Kota Multikultural Permabudhi Sulsel Gelar Temu Umat Buddha, Bahas Tantangan dan Penguatan Eksistensi Umat

Berita

LKIMB UNM dan Permabudhi Sulsel Gelar Dialog Keberagaman Bahas Empat Kebenaran Mulia Sidarta Gautama

badge-check


					LKIMB UNM dan Permabudhi Sulsel Gelar Dialog Keberagaman Bahas Empat Kebenaran Mulia Sidarta Gautama Perbesar

Lembaga Kajian Ilmiah Mahasiswa Bertakwa (LKIMB) Universitas Negeri Makassar (UNM) bekerja sama dengan Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulawesi Selatan menyelenggarakan dialog keberagaman dengan tema “Empat Kebenaran Mulia Sidarta Gautama”.  Acara ini diadakan di Gedung UNM dan dihadiri oleh puluhan mahasiswa yang sangat antusias mengikuti diskusi, (14/9/24).

PMy. Hemajayo Thio, Wakil Ketua Dewan Kepanditaan PD Magabudhi Sulsel hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini, membagikan wawasan mendalam mengenai empat kebenaran mulia dalam ajaran Buddha. Hemajayo menjelaskan bahwa empat kebenaran tersebut mencakup kebenaran tentang penderitaan, kebenaran tentang penyebab penderitaan, kebenaran tentang akhir penderitaan, serta kebenaran tentang jalan menuju akhir penderitaan. Keempat prinsip ini menjadi dasar ajaran Buddha yang bertujuan untuk membebaskan manusia dari penderitaan.

Selain membahas empat kebenaran mulia, Hemajayo Thio juga memperkenalkan lima Sila atau pedoman moralitas dalam ajaran Buddha. Lima Sila ini melarang membunuh makhluk hidup, mencuri, berbohong, minum alkohol, serta melakukan perbuatan asusila. Ia menjelaskan bahwa Sila adalah landasan penting dalam kehidupan umat Buddha untuk menjaga keharmonisan dan kedamaian hidup.

Romo Hemajayo juga menekankan pentingnya alam manusia dalam ajaran Buddha. “Alam manusia adalah alam yang istimewa, kita diberikan kesempatan untuk menjadi dan berbuat baik,” katanya. Manusia, menurutnya, berada dalam posisi istimewa karena mengalami proses kebahagiaan dan penderitaan sebagai bagian dari perjalanan hidup, yang bisa mengantarkan mereka pada pencerahan.

Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh para peserta. Banyak mahasiswa yang aktif bertanya, memperlihatkan rasa ingin tahu mereka yang tinggi tentang ajaran Buddha, terutama mengenai meditasi, empat kebenaran mulia, serta pemahaman tentang alam manusia dan proses pencerahan.

Diskusi ini diharapkan dapat memperluas wawasan para mahasiswa mengenai ajaran Buddha serta meningkatkan toleransi dan pemahaman antarumat beragama. Melalui dialog seperti ini, semangat keberagaman dan saling menghormati di kampus semakin diperkuat.

Baca Lainnya

Gemabudhi Sulsel Dukung Pekan Kerukunan Umat Beragama Sedunia Lewat Aksi Tanam Pohon

2 Februari 2026 - 04:17 WITA

Pembimas Buddha Sulsel Kawal Aksi Nasional Tanam Pohon Permabudhi, Dukung Agenda Global PBB

2 Februari 2026 - 04:12 WITA

Vihara Arama Maha Buddha Ambil Peran, Kerukunan Didorong Lewat Aksi Tanam Pohon bersama Permabudhi Sulsel

2 Februari 2026 - 04:04 WITA

Pekan Kerukunan Umat Beragama Sedunia, Permabudhi Sulsel Tanam Pohon bersama Bhikkhu Dhammasubho

2 Februari 2026 - 03:52 WITA

Jappa Jokka Cap Go Meh 2026 Dibahas Bersama Wali Kota Makassar, Kuatkan Makassar sebagai Kota Multikultural

22 Januari 2026 - 09:45 WITA

Trending di Artikel