Menu

Mode Gelap
Gemabudhi Sulsel Dukung Pekan Kerukunan Umat Beragama Sedunia Lewat Aksi Tanam Pohon Pembimas Buddha Sulsel Kawal Aksi Nasional Tanam Pohon Permabudhi, Dukung Agenda Global PBB Vihara Arama Maha Buddha Ambil Peran, Kerukunan Didorong Lewat Aksi Tanam Pohon bersama Permabudhi Sulsel Pekan Kerukunan Umat Beragama Sedunia, Permabudhi Sulsel Tanam Pohon bersama Bhikkhu Dhammasubho Jappa Jokka Cap Go Meh 2026 Dibahas Bersama Wali Kota Makassar, Kuatkan Makassar sebagai Kota Multikultural Permabudhi Sulsel Gelar Temu Umat Buddha, Bahas Tantangan dan Penguatan Eksistensi Umat

Berita

Jalur Sutra – Warisan Peradaban, Pembimas Buddha Sulsel : Jaga Kerukunan di Tengah Ragam Budaya

badge-check


					Jalur Sutra – Warisan Peradaban, Pembimas Buddha Sulsel : Jaga Kerukunan di Tengah Ragam Budaya Perbesar

Seminar Internasional bertajuk “Jalur Sutra: Warisan Inklusivitas dan Harmoni Antarbudaya & Agama” yang digelar oleh Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulawesi Selatan menjadi ruang refleksi penting bagi penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah keberagaman. Salah satu penekanan utama datang dari Sumarjo, S.Ag., M.M., Pembimas Buddha Sulawesi Selatan, yang menegaskan bahwa Jalur Sutra adalah simbol peradaban damai yang sejalan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila.

Dalam sambutannya, Sumarjo menyoroti pentingnya belajar dari sejarah Jalur Sutra—bukan sekadar memahami masa lalu, melainkan menanamkan nilai toleransi dalam konteks kekinian. “Mempelajari perbedaan budaya, bahasa, dan keyakinan bukan menjadi penghalang untuk hidup berdampingan secara damai. Di Indonesia, kita memiliki enam agama yang diakui dan dapat hidup harmoni di bawah naungan Pancasila,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Aston, Makassar, ini dihadiri lebih dari 230 peserta dari berbagai kalangan: akademisi, tokoh agama lintas iman, pengurus vihara, cetiya dan klenteng, organisasi kemahasiswaan, komunitas budaya, serta pemuka lintas kepercayaan. Seminar menghadirkan narasumber utama Prof. Zheng Shaocong dari Chinese Academy of Social Sciences (CASS), Beijing, pakar diaspora Tionghoa dan antropologi sosial.

Sumarjo menambahkan bahwa di tengah pesatnya arus globalisasi dan polarisasi identitas, dialog semacam ini memperkuat kesadaran bersama bahwa “keberagaman adalah kekayaan, bukan ancaman”. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan spirit Jalur Sutra sebagai inspirasi dalam merawat persatuan di Sulawesi Selatan, terutama di kota Makassar sebagai simpul kebudayaan Timur Indonesia.

Ketua Permabudhi Sulsel, Dr. Ir. Yonggris, M.M., dalam sambutannya juga menggarisbawahi bahwa “kita belajar sejarah bukan hanya untuk mengetahui masa lalu, tetapi untuk memahami masa kini dan membentuk masa depan.” Ia menilai bahwa hari ini kita sedang menempuh Jalur Sutra baru: jalur digital yang menyatukan manusia melalui teknologi, namun tetap membutuhkan semangat saling menghormati dan kolaborasi lintas budaya.

Selain Prof. Zheng, hadir pula para akademisi dari Tiongkok seperti Prof. Xia Yuqing (Universitas Normal Yunnan) dan Dr. Li Shanlong (Universitas Fuzhou), serta Ardian Cangianto, M.Fil., peneliti budaya Tionghoa dari Semarang yang bertindak sebagai moderator.

Melalui seminar ini, Permabudhi Sulsel bersama mitra dari Tiongkok dan San Ping Academy menyampaikan pesan kuat: warisan Jalur Sutra bukan hanya milik masa lampau, melainkan jembatan harapan bagi dunia yang damai, inklusif, dan manusiawi.

Baca Lainnya

Gemabudhi Sulsel Dukung Pekan Kerukunan Umat Beragama Sedunia Lewat Aksi Tanam Pohon

2 Februari 2026 - 04:17 WITA

Pembimas Buddha Sulsel Kawal Aksi Nasional Tanam Pohon Permabudhi, Dukung Agenda Global PBB

2 Februari 2026 - 04:12 WITA

Vihara Arama Maha Buddha Ambil Peran, Kerukunan Didorong Lewat Aksi Tanam Pohon bersama Permabudhi Sulsel

2 Februari 2026 - 04:04 WITA

Pekan Kerukunan Umat Beragama Sedunia, Permabudhi Sulsel Tanam Pohon bersama Bhikkhu Dhammasubho

2 Februari 2026 - 03:52 WITA

Jappa Jokka Cap Go Meh 2026 Dibahas Bersama Wali Kota Makassar, Kuatkan Makassar sebagai Kota Multikultural

22 Januari 2026 - 09:45 WITA

Trending di Artikel