Menu

Mode Gelap
Permabudhi Sulsel Hadiri Buka Puasa Bersama Keuskupan Agung Makassar, Meneguhkan Persaudaraan Lintas Iman Menyelami Tradisi Arak-Arakan Dewa di Jappa Jokka Cap Go Meh Harlah GEMABUDHI ke-40 dan 1 Tahun Kepengurusan GEMABUDHI Sulawesi Selatan: Sosialisasi dan Penuangan Eco Enzyme di Kanal Jongaya Empat Dekade GEMABUDHI: Momentum Transformasi dan Ekspansi Gerakan Pemuda Buddhis dari Daerah ke Nasional Permabudhi Sulsel Dukung Festival Mulia Ramadan, Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi Sosial di Makassar Hangatnya Pertemuan Pemuda Hindu-Buddha: Gemabudhi dan Peradah Sulsel Perkuat Barisan di PAKEMDA

Berita

Hangatnya Pertemuan Pemuda Hindu-Buddha: Gemabudhi dan Peradah Sulsel Perkuat Barisan di PAKEMDA

badge-check


					Hangatnya Pertemuan Pemuda Hindu-Buddha: Gemabudhi dan Peradah Sulsel Perkuat Barisan di PAKEMDA Perbesar

MAKASSAR – Ada pemandangan menarik dalam perhelatan PAKEMDA yang digelar Peradah Indonesia Sulawesi Selatan baru-baru ini. Di antara deretan atribut organisasi, nampak kehadiran pengurus Generasi Muda Buddhis Indonesia (Gemabudhi) Sulawesi Selatan yang hadir membawa pesan persahabatan lintas iman.

Bukan sekadar formalitas protokoler, kehadiran mereka menjadi penanda bahwa sekat-sekat organisasi tidak menghalangi visi besar pemuda di Sulawesi Selatan untuk saling menguatkan.

Ketua DPP Peradah Sulawesi Selatan, Candra Guna Laksana, M.Pd., mengungkapkan rasa bangganya atas kedekatan yang terjalin. Ia menyebut bahwa tantangan generasi muda saat ini terlalu besar untuk dihadapi sendirian.

“PAKEMDA ini adalah momentum kami untuk refleksi, dan kehadiran Gemabudhi di sini terasa sangat spesial. Kita ingin menunjukkan bahwa anak muda Hindu dan Buddha di Sulsel punya nafas yang sama dalam membangun daerah. Kami ingin persahabatan ini menjadi contoh nyata kerukunan yang produktif,” tutur Candra saat ditemui di lokasi acara.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Gemabudhi Sulsel, Wenryadi Wira Prasetia, S.T., melihat pertemuan ini sebagai ruang strategis bagi pemuda untuk saling upgrade kapasitas. Menurutnya, diskusi-diskusi informal di sela acara justru seringkali melahirkan ide-ide segar.

“Kami hadir untuk saling mengisi. Peradah punya semangat yang luar biasa, dan kami di Gemabudhi merasa perlu untuk terus menjaga sinergi ini. Kita ingin pemuda bukan lagi sekadar penonton, tapi pemain kunci dalam setiap perubahan di Sulawesi Selatan,” tegas Wenry.

Sementara itu, Hervina Siandy, S.H., selaku Sekretaris Gemabudhi Sulsel, melihat pertemuan ini dari kacamata keberlanjutan. Ia berharap pertemuan ini bisa segera diimplementasikan dalam bentuk aksi nyata yang lebih konkret di masyarakat.

“Kedekatan emosional sudah ada, tinggal bagaimana kita meramunya menjadi program bersama. Saya melihat banyak titik temu antara program Gemabudhi dan Peradah. Kedepannya, kita ingin ada aksi kolaborasi yang lebih terasa manfaatnya, bukan cuma bagi kader, tapi juga bagi publik secara luas,” tambah Hervina.

Acara yang berlangsung penuh keakraban tersebut diakhiri dengan sesi bincang santai, mempertegas posisi kedua organisasi sebagai pilar pemuda yang solid dan inspiratif di Sulawesi Selatan.

4 Komentar

  1. Ping-balik: hello world
  2. Ping-balik: metoclopramide 5mg
semua sudah ditampilkan

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Permabudhi Sulsel Hadiri Buka Puasa Bersama Keuskupan Agung Makassar, Meneguhkan Persaudaraan Lintas Iman

9 Maret 2026 - 12:58 WITA

Menyelami Tradisi Arak-Arakan Dewa di Jappa Jokka Cap Go Meh

9 Maret 2026 - 07:04 WITA

Harlah GEMABUDHI ke-40 dan 1 Tahun Kepengurusan GEMABUDHI Sulawesi Selatan: Sosialisasi dan Penuangan Eco Enzyme di Kanal Jongaya

8 Maret 2026 - 12:01 WITA

Empat Dekade GEMABUDHI: Momentum Transformasi dan Ekspansi Gerakan Pemuda Buddhis dari Daerah ke Nasional

19 Februari 2026 - 03:24 WITA

Permabudhi Sulsel Dukung Festival Mulia Ramadan, Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi Sosial di Makassar

19 Februari 2026 - 02:49 WITA

Trending di Berita