Menu

Mode Gelap
Permabudhi Sulsel Hadiri Buka Puasa Bersama Keuskupan Agung Makassar, Meneguhkan Persaudaraan Lintas Iman Menyelami Tradisi Arak-Arakan Dewa di Jappa Jokka Cap Go Meh Harlah GEMABUDHI ke-40 dan 1 Tahun Kepengurusan GEMABUDHI Sulawesi Selatan: Sosialisasi dan Penuangan Eco Enzyme di Kanal Jongaya Empat Dekade GEMABUDHI: Momentum Transformasi dan Ekspansi Gerakan Pemuda Buddhis dari Daerah ke Nasional Permabudhi Sulsel Dukung Festival Mulia Ramadan, Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi Sosial di Makassar Hangatnya Pertemuan Pemuda Hindu-Buddha: Gemabudhi dan Peradah Sulsel Perkuat Barisan di PAKEMDA

Berita

Permabudhi Sulsel Gaungkan Pesan Damai di Deklarasi Pilkada Damai FKUB Sulsel 2024

badge-check


					Permabudhi Sulsel Gaungkan Pesan Damai di Deklarasi Pilkada Damai FKUB Sulsel 2024 Perbesar

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Selatan menyelenggarakan deklarasi Pilkada Damai 2024 dengan mengundang berbagai tokoh agama dan lintas generasi. 

Kegiatan yang diadakan pada Kamis, 24 Oktober 2024, di Hotel Claro Makassar ini dihadiri oleh tokoh agama, jurnalis, penyuluh agama, pemuda lintas agama, serta Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulsel.

Ketua FKUB Sulsel, Prof. Wahyuddin Naro, menegaskan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas dan kedamaian selama Pilkada. Ia menyatakan bahwa masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk menyalurkan hak pilihnya dengan aman dan tertib, tanpa ada gangguan.

Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrullah, juga hadir dalam kegiatan tersebut dan menekankan pentingnya menjaga kesejukan suasana politik melalui sinergi agama, seni budaya, dan olahraga. Menurutnya, ketiga sektor ini mampu meredakan ketegangan yang mungkin muncul selama Pilkada.

Prof. Zudan menambahkan bahwa Pilkada tidak boleh memecah persatuan di Sulawesi Selatan, yang selama ini dikenal sebagai wilayah yang majemuk dan toleran. “Sulsel adalah rumah kita bersama. Kita harus menjaganya tetap damai, tanpa perpecahan politik,” ujarnya.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulsel, yang diwakili oleh Kabag TU H. Aminuddin, memuji keragaman yang ditunjukkan dalam parade pembacaan kitab suci dari enam agama yang berbeda. Parade ini, katanya, mencerminkan keharmonisan dan pesan cinta dari setiap agama.

Permabudhi Sulsel yang hadir mewakili umat Buddha turut ambil bagian dalam acara ini. Ketua Permabudhi Sulsel, Dr. Ir. Yonggris, MM, bersama Romo Hemajayo dan Lasnici Lauwdy, membacakan ayat Dhammapada dengan penuh hikmat dalam parade kitab suci, menambah kekuatan simbolis akan pentingnya kerukunan.

Yonggris menyampaikan bahwa umat Buddha memiliki komitmen untuk menjaga kedamaian selama Pilkada. Menurutnya cinta kasih dan kerukunan harus menjadi pedoman bagi kita semua untuk menjaga demokrasi tetap damai.

Romo Hemajayo juga menegaskan bahwa umat Buddha selalu mengedepankan nilai-nilai cinta kasih. Ia mengajak seluruh umat untuk terus menyebarkan perdamaian dalam masyarakat.

Acara deklarasi ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama para pemuda dan pemuka agama lintas iman, untuk menjaga kerukunan dalam Pilkada 2024.

Baca Lainnya

Permabudhi Sulsel Hadiri Buka Puasa Bersama Keuskupan Agung Makassar, Meneguhkan Persaudaraan Lintas Iman

9 Maret 2026 - 12:58 WITA

Menyelami Tradisi Arak-Arakan Dewa di Jappa Jokka Cap Go Meh

9 Maret 2026 - 07:04 WITA

Harlah GEMABUDHI ke-40 dan 1 Tahun Kepengurusan GEMABUDHI Sulawesi Selatan: Sosialisasi dan Penuangan Eco Enzyme di Kanal Jongaya

8 Maret 2026 - 12:01 WITA

Empat Dekade GEMABUDHI: Momentum Transformasi dan Ekspansi Gerakan Pemuda Buddhis dari Daerah ke Nasional

19 Februari 2026 - 03:24 WITA

Permabudhi Sulsel Dukung Festival Mulia Ramadan, Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi Sosial di Makassar

19 Februari 2026 - 02:49 WITA

Trending di Berita